Diguyur Hujan Deras, 5 Kecamatan di Aceh Jaya Terendam Banjir 1 Meter

Antara ยท Selasa, 28 Juli 2020 - 15:29 WIB
Diguyur Hujan Deras, 5 Kecamatan di Aceh Jaya Terendam Banjir 1 Meter
Banjir merendam ratusan desa di lima kecamatan di Kabupaten Aceh Jaya. (Foto: Antara)

MEULABOH, iNews.idBanjir setinggi satu meter merendam 1.119 rumah warga yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh, Selasa (28/7/2020). Banjir terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan deras selama beberapa jam.

“Penyebab musibah banjir ini akibat hujan lebat sehingga menyebabkan aliran sungai meluap,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaaten (BPBK) Aceh Jaya, Fajri.

Dia merincikan warga korban banjir di lima kecamatan tersebut dari Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya terdiri atas Desa Babah Dua 55 kepala keluarga (KK), Gampong Baro 24 KK, Lam Teungoh 43 KK, Panton Krueng 27 KK, Ujong Rimba 21 KK,  Paya Santet 10 KK, dan Masen 51 KK.

Kemudian di Kecamatan Panga, banjir juga merendam ratusan rumah di Desa Pantong Krueng 57 KK, Gunong Mantok (masih pendataan), Batee Meutudong 50 KK, Gunong Buloh 50 KK, Tuwie Empeuk 87 KK, Babah Ceupan 50 KK, Alue Teungoh 33 KK, Alue Raya 64 KK, Tuwie Kayee 7 KK, Alue Teungoh 13 KK, Desa Gunoeng Meulinteung 60 KK, Desa Glee Putoh 80 KK, serta Desa Ladang Baro sebanyak 15 KK.

Di Kecamatan Krueng Sabee, banjir juga merendam ratusan rumah tersebar di Desa Alue Tho dengan jumlah korban terdampak sebanyak 107 KK dan di Desa Curek sebanyak 125 KK.

Sedangkan di Kecamatan Setia Bakti, kata Fajri, banjir juga menyebabkan seratusan rumah terendam tersebar di Desa Baroh 30 KK, Desa Sapek 46 KK, Desa Gle Subak 4 KK, Desa Lhok Bot 12 KK, Desa Pante Kuyun (sedang didata).

“Sementara di Kecamatan Sampoi Niet, Aceh Jaya, kata dia, banjir juga melanda satu desa yaitu Desa Alue Groe. Untuk korban sejauh ini masih terus didata,” kata Fajri.

Meski sudah merendam lima kecamatan di Aceh Jaya, Kepala BPBD Aceh Jaya ini juga menegaskan tidak menutup kemungkinan kecamatan lainnya di daerah itu akan ikut terendam banjir, karena hingga Selasa siang menjelang sore hari curah hujan yang mengguyur daerah ini masih sangat tinggi.

“Sejauh ini belum ada warga yang mengungsi, sebagian besar masyarakat masih bertahan di rumah masing-masing,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki