Data ACT: Korban Tewas Gempa dan Tsunami Palu Donggala 1.203 Jiwa

Antara ยท Senin, 01 Oktober 2018 - 09:24 WIB
Data ACT: Korban Tewas Gempa dan Tsunami Palu Donggala 1.203 Jiwa
Sejumlah korban jiwa akibat gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendata jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Donggala-Palu Sulawesi Tengah sebanyak 1.203 orang. Di samping itu, 540 orang dilaporkan mengalami luka berat, dan sebanyak 46 orang, termasuk 61 warga negara asing masih hilang.

"Korban meninggal 1.203 yang tersebar di beberapa titik. Jumlah korban terbesar terdapat di Kelurahan Petobo yang rata oleh terjangan tsunami," kata Vice President ACT Insan Nurrohman yang dihubungi di Jakarta, Senin (1/10/2018).


Dia menjelaskan, ACT juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pendataan korban gempa dan tsunami. Jumlah pengungsi di Kota Palu hingga Minggu (30/9/2018) pukul 20.00 WIB diperkirakan sebanyak 16.732 jiwa yang tersebar di 123 titik pengungsian dengan wilayah terdampak Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong.

Presiden Joko Widodo saat mengunjungi salah satu wilayah terdampak gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). (Foto: Antara)


"Komunikasi lumpuh akibat listrik padam menyebabkan pendataan dan pelaporan dampak gempa dan tsunami di Kota Palu dan Donggala tidak dapat dilakukan dengan cepat," kata Insan.

Berikut rincian data korban tewas yang didapat dari tim ACT di lapangan:

1. Kelurahan Petobo, 700 orang.

2. Rumah Sakit Wirabuana, 10 orang.

3. Rumah Sakit Undata, 201 orang.

4. Masjid Raya, 50 orang.

5. Rumah Sakit Bhayangkara, 161 orang.

6. Kecamatan Tawaeli, 35 orang.

7. Kelurahan Kayumalue Pajeko, dua orang.

8. Kelurahan Kawatuna, lima orang.

9. Pos Pol PP Kota Palu, tujuh orang.

10. Rumah Sakit Madani, 32 orang.

ACT juga mencatat korban luka berat sebanyak 540 orang yang tersebar di beberapa titik, yaitu:

1. Rumah Sakit Woodward Palu, 28 orang.

2. Rumah Sakit Budi Agung Palu, 114 orang.

3. Rumah Sakit Samaritan Palu, 54 orang.

4. Rumah Sakit Undata Mamboro Palu, 160 orang.

5. Rumah Sakit Wirabuana, 184 orang.


Editor : Himas Puspito Putra