Curi Sapi Warga, Pelaku Jagal Hewan di Dekat Kandang

Sigit Dzakwan Pamungkas ยท Kamis, 21 Februari 2019 - 14:12 WIB
Curi Sapi Warga, Pelaku Jagal Hewan di Dekat Kandang
Polisi tengah melakukan olah TKP kasus jagal dan pencurian sapi. (Foto: iNews/Sigit Dzakwan).

KOBAR, iNews.id - Modus pencurian sapi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), dengan menjagal hewan ternak tersebut dan meninggalkan kepala serta jeroannya, menjadi teror bagi warga.

Korban, Gusti dan Rusmadi, kehilangan dua dari empat ekor sapi mereka. Namun, bukannya hilang begitu saja, hewan ternak peliharaan kedua warga di Desa Lalang, Kecamatan Kotawaringin Lama, ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

"Kejadiannya diduga Rabu (20/2/2019) dini hari. Karena ada tetangga yang melihat ada kulit, jeroan dan kepala sapi di kebun bapak saya," kata Susy Yanti, putri dari Gusti, di rumahnya Kamis (21/2/2019).

Para pelaku ini, kata dia, tidak hanya mencuri sapi-sapi tersebut. Mereka diduga lebih dulu meracuninya, lalu menjagal di dekat kandang. Mereka kemudian meninggalkan kepala, kulit dan isi perut (jeroan) sapi tersebut.

Menurut dia, dua sapi peliharaan mereka menjadi korban pelaku jagal sadis ini. Namun, satu sapi dalam kondisi utuh, namun mulutnya mengeluarkan busa, karena itulah dia meyakini kalau sapi tersebut diracun lebih dulu.

"Satu ditemukan di dekat kebun sawit hanya kulit dan kepala. Satu lagi mati tapi masih utuh belum dijagal dan mulut keluar busa. Jadi kemungkinan diracun dulu sebelum dijagal," ujar dia.

Susy dan keluarga merasa sedih dengan pencurian sapi tersebut. Karena, menurut dia, kedua sapi yang dibunuh itu dalam kondisi hamil. Selain prihatin karena kehilangan aset, mereka juga sedih sapi tersebut mati dalam kondisi mengenaskan.

Kasus semacam ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Kabupaten Kobar. Sebelumnya pada 2017 lalu, lima ekor sapi dijagal para pelaku, dan kasusnya belum bisa terungkap karena minimnya saksi.

"Masih kita selidiki dan periksa saksi-saksi. Semoga secepatnya kita tangkap pelakunya," ujar Kapolsek Kolam, Ipda Nasir.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal