Cerita Pasien Asal Aceh: Terinfeksi Covid Ngeri, Pusing seperti Mabuk

Antara ยท Kamis, 01 Oktober 2020 - 03:57 WIB
Cerita Pasien Asal Aceh: Terinfeksi Covid Ngeri, Pusing seperti Mabuk
Fajar, tenaga Medis asal Aceh yang terinfeksi Covid-19 (Antara)

ACEH, iNews.id - Seorang pasien positif Covid-19 asal Kabupaten Nagan Raya, Aceh bernama Teuku Muhammad Fajar (24) berbagi cerita tentang beratnya melawan corona. Fajar mengaku sangat berat melawan infeksi virus corona yang kini menimpa dirinya

“Ngeri terinfeksi covid, bawaannya pusing seperti orang mabuk,” kata Fajar, Kamis (1/10/2020).

Fajar merupakan tenaga kesehatan asal Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya, Aceh. Menurut dia, gejala awal saat terserang Covid-19, dia merasakan perasaan gelisah dengan kondisi jantung berdebar-debar.

"Serta disertai pusing dan mual," katanya.

Bahkan, kata Fajar, dirinya merasakan sakit di bagian perut dan disertai pusing di bagian kepala dan mual.

Saat merasakan gejala itu, Fajar sudah menduga jika dirinya terpapar Covid-19. Dugaan itu muncul karena dia saat merawat pasien positif Covid-19 di rumah sakit di Nagan Raya, Aceh.

Sejak merasakan gejala yang tidak biasa, kata Fajar, dirinya kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan dan melakukan tes swab

"Ini untuk memastikan apakah positif terinfeksi Covid-19 atau tidak. Tes saya lakukan pada (17/9/2020)," katanya.

Berdasarkan data hasil pemeriksaan kesehatan pada Selasa (22/9/2020), dirinya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Fajar juga mengaku sudah melihat langsung bagaimana kondisi pasien yang positif terinfeksi Covid-19, karena bisa menyebabkan pernapasan seseorang terganggu dan menyebabkan kematian.

“Kesusahan kalau sempat terinfeksi,” katanya.

Belajar dari pengalaman yang dia rasakan, dia meminta kepada masyarakat di Aceh agar percaya bahwa Covid-19 memang benar-benar ada dan bukan rekayasa, seperti banyak informasi palsu (hoaks) yang selama ini beredar luas.

Saat ini Fajar masih menjalani proses penyembuhan di sebuah mess di Suka Makmuel, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Fajar juga berpesan agar masyarakat percaya bahwa virus corona memang ada.

Fajar juga turut membagi pengalaman dirinya agar tidak terinfeksi Covid-19 yakni dengan meningkatkan daya tahan tubuh, agar tubuh dapat melawan serangan virus.

"Tentunya juga disertai dengan mengkonsumsi vitamin, berjemur di terik matahari pagi, dan mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Insya Allah, kalau tidak ada penyakit bawaan akan sembuh, yang penting jangan panik," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto