Buka 7x24 Jam, Klinik Ini Gratiskan Pengobatan Korban Tsunami

Iskandar Nasution ยท Rabu, 26 Desember 2018 - 12:33 WIB
Buka 7x24 Jam, Klinik Ini Gratiskan Pengobatan Korban Tsunami
Ilustrasi pemeriksaan korban tsunami di klinik kawasan Cikadu, Pandeglang. (Foto: iNews/Iskandar Nasution).

PANDEGLANG, iNews.id - Sebuah klinik kesehatan di wilayah Cikadu Indah, Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, Banten, memberikan pelayanan gratis kepada korban tsunami.

Pantauan iNews, ratusan korban tsunami dari berbagai desa datang ke klinik tersebut, dan para petugas memberikan pelayanan untuk segala jenis keluhan masyarakat. Mulai dari patah tulang, luka lecet, hingga batuk dan pilek.

"Di sini tidak ada korban jiwa sama sekali, biasanya langsung ke rumah sakit," kata seorang dokter jaga, dr Pradipta, di klinik kawasan Cikadu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (26/12/2018).

Menurut dia, sudah hampir 400 warga korban tsunami yang berobat ke klinik tersebut. Umumnya para pasien menderita luka patah tulang, luka-luka lecet, serta kondisi demam atau flu.

Namun, bagi pasien yang menderita luka cukup serius, petugas akan merujuk pasien ke rumah sakit terdekat. Hampir 90 persen pasiennya adalah orang dewasa, hanya sedikit anak-anak.

"Paling ekstrem itu luka robek kepala dan patah tulang, kalau darurat langsung rujuk," ujar dia.

Kepedulian klinik ini sangat membantu masyarakat, khususnya yang terdampak tsunami. Sebab, banyak posko dan penampungan korban tidak menyediakan fasilitas kesehatan memadai.

Karena itulah, saat awal-awal pascabencana tsunami melanda wilayah Pandeglang, banyak warga yang tidak mendapat bantuan medis. Mereka terpaksa dibiarkan sementara sambil menunggu tim kesehatan tiba.

"Silakan kalau ada yang mau datang berobat ke sini. Kami buka 7x24 jam," ujar dokter tersebut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal