BMKG: Sudah Terjadi 201 Gempa Susulan di Donggala hingga Minggu Pagi

Antara ยท Minggu, 30 September 2018 - 12:02 WIB
BMKG: Sudah Terjadi 201 Gempa Susulan di Donggala hingga Minggu Pagi
Pasien rumah sakit yang dirawat di tanah lapang usai gempa di Palu. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan terjadi gempa susulan sebanyak 201 kali di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) sejak Jumat (28/9/2018) hingga Minggu (30/9/2018) pukul 10.00 WIB. Jumlah korban jiwa akibat bencana gempa dan tsunami yang terdata hingga pagi ini juga masih 420 jiwa.

Sementara itu, kondisi cuaca di Donggala saat ini tercatat cerah berawan siang dan diproyeksi bertahan hingga malam dan dini hari, dengan suhu udara 24-35 derajat Celcius dan kelembaban 50-90 persen. Begitu pula dengan cuaca di Kota Palu yang cerah berawan dengan suhu udara 24-33 derajat Celcius dan kelembaban 50-85 persen.

Tim gabungan Basarnas Makassar, Sulsel, dan Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), telah bergerak untuk membantu melaksanakan misi penyelamatan dan pemulihan pascagempa bumi di Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulteng. Pantauan sepanjang perjalanan menuju lokasi gempa terlihat bangunan rumah dan jalan rusak parah karena gempa dan tsunami. Beberapa kendaraan roda empat ikut rusak tertimpa reruntuhan bangunan dan tanah longsor.


Di wilayah Kota Palu, warga berkumpul di lapangan dan ruang terbuka untuk beristirahat dan mengindari terjadinya gempa susulan. Suasana ibu kota Provinsi Sulteng itu sangat sepi dan lumpuh dari aktivitas yang biasanya terlihat riuh. Toko-toko pun tutup untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Dampak gempa juga terasa pada sektor perekonomian, terlihat warga antre membeli minyak tanah pada mobil tangki BBM. Sementara gas elpiji sangat langka di pasaran. Begitu juga kondisi jaringan listrik dan jaringan telekomunikasi tidak berfungsi dengan baik. Sejauh ini kondisi di Kota Palu masih kondusif.

Tim rescue Basarnas Kendari, Sulawesi Tenggara juga telah tiba di Kota Palu pagi ini untuk membantu proses evakuasi korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala. Humas Basarnas Kendari Wahyudi mengatakan ada tiga tim yang diberangkatan dan sampai di Palu pukul 08.10 Wita.

"Tim langsung bergabung dengan Basarnas dari daerah lain yang sudah terlebih dulu tiba di lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban gempa dan tsunami," kata Wahyudi.

Rencana operasi Basarnas hari ini dibagi menjadi enam lokasi pencarian. Yakni di Hotel Roa-Roa, Ramayana, Restaurant Dunia Baru, Pantai Talise, Perumahan Balaroa, Serta 1 Tim bersiap di Posko Utama Basarnas. Sementara itu tim dua Basarnas Kendari berangkat menggunakan KN Pacitan dan Tim 3 yg melewati jalur darat saat ini sudah ada di Parigi.


Editor : Maria Christina