BMKG: Gempa Bumi 2 Kali Guncang Kupang akibat Tumbukan Lempeng Indo Australia

Emanuel Kau Suni ยท Rabu, 15 Januari 2020 - 20:00 WIB
BMKG: Gempa Bumi 2 Kali Guncang Kupang akibat Tumbukan Lempeng Indo Australia
BMKG menyatakan gempa di Kupang NTT akibat tumbukan lempeng Indo Australia dengan Eurasia. (Foto: iNews/Emanuel Kau Suni)

KUPANG, iNews.id – BMKG menyatakan gempa bumi dengan Magnitudo 5,9 yang kemudian dimutakhirkan menjadi 5,7 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (15/1/2020) pukul 14.55 WIB terjadi akibat aktivitas zona subduksi lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia di selatan Kupang.

“Gempa bumi ini terjadi karena tumbukan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Mekanisme pergerakannya sesar naik,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kupang, Sholakhudin Noor Falah.

Hasil analisa BMKG, lokasi gempa berada pada 10.53 Lintang Selatan (LS) dan 124.11 Bujur Timur (BT) pada kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada di laut pada jarak 64 km dari wilayah Kupang.

Sedangkan gempa susulan berada di koordinat 10.89 LS dan 124,09 BT dan berpusat di laut. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak menimbulkan tsunami.

Dia mengatakan, getaran gempa dirasakan di seluruh kabupaten di Pulau Timor yakni, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Belu, Malaka, Kabupaten dan Kota Kupang.

“Ya, getaran gempa dengan intensias II-III MMI ini dirasakan di Kupang dan beberapa kabupaten lain di Pulau Timor ini. Tapi, getaran yang dirasakan kecil seperti getaran truk lewat atau lampu bergoyang,” katanya.

BACA JUGA:

Gempa Bermagnitudo 5,9 Guncang Kupang

Gempa Bumi Hari Ini 2 Kali Guncang Kupang NTT, Warga Panik Berhamburan

Menurut Sholakhudin, hingga kini, belum diketahui dampak kerusakan yang ditumbulkan dari gempa tersebut. “Untuk kerusakan bangunan atau lain-lain belum kami terima akibat gempa itu,” ucapnya.

Dia menegaskan, gempa tersebut juga tidak berpotensi tsunami meski berlokasi di laut. “Lokasinya di laut tapi dekat darat. Potensi tsunami tidak dikeluarkan karena magnitudonya di bawah 6-7. Jadi gempa ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Sebelumnya, gempa bumi hari ini dua kali mengguncang Kota Kupang dan sejumlah kota lainnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (15/1/2020). Gempa pertama dengan Magnitudo 5,9 yang kemudian dimutakhirkan menjadi 5,7 terjadi pukul 14.55 WIB. Selang 11 menit kemudian, terjadi gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil yakni Magnitudo 3,5.

Gempa tersebut membuat panik warga dan para pegawai negeri sipil (PNS) yang sedang beraktivitas di kantor. Mereka berhamburan keluar ruangan lantaran merasakan getaran.


Editor : Kastolani Marzuki