Bingung Usai Bunuh Teman Kerja, Pria di Jambi Serahkan Diri ke Kantor Polisi

Okezone, Azhari Sultan ยท Kamis, 27 Juni 2019 - 08:19:00 WIB
Bingung Usai Bunuh Teman Kerja, Pria di Jambi Serahkan Diri ke Kantor Polisi
Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Istimewa)

MUARA SABAK, iNews.id – Samsu (37) seorang pekerja perkebunan sawit kalap dan tak mampu mengendalikan emosi hingga tega membunuh rekan kerjanya bernama Rizki. Dalam kebingungan usai korban tewas, pelaku pun mendatangi kantor polisi dan menyerahkan diri.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Dusun Pematang Lalu, Kelurahan Simpang Tuan, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, Rabu (26/6/2019). Pelaku datang ke Mapolsek Mendahara Ulu dengan pengakuan telah menghabisi nyawa temannya.

Kapolres Tanjungjabung Timur Jambi AKBP Agus Desfri membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut. Pelaku yang datang ke Mapolsek itu kini dalam pemeriksaan untuk pengungkapan kasusnya.

"Saat ini pelaku masih diperiksa intensif oleh anggota kami," ujar Agus, Rabu (26/6/2019).

Dia mengungkapkan, kronologi pembunuhan ini bermula dari ketersinggungan pelaku atas ucapan korban saat diberi nasihat. Pelaku kalap dan membacok leher korban hingga tewas seketika di pondok tempat mereka tinggal.

Awalnya pelaku sedang makan dan korban terbangun untuk buang air kecil di toilet. Ketika itu pelaku mengingatkan korban agar bekerja dengan baik agar bisa mengembalikan pinjaman ke pemilik kebun. Namun saat diberi nasihat korban justru mengeluarkan jawaban yang tidak mengenakan.

Pelaku merasa sakit hati dan tersinggung. Hal itu memicu emosinya hingga kalap. Dia kemudian mengambil parang dan langsung membacok leher korban saat hendak kembali tidur.

Kapolsek Mendahara Ulu Iptu Jali menambahkan, seusai menganiaya korban dengan senjata tajam, pelaku datang ke Mapolsek untuk menyerahkan diri.

"Setelah membacok itu pelaku kebingungan dan menyerahkan diri ke Polsek pada Rabu pagi. Saat ini anggota sedang melakukan identifikasi dan penyelidikan terhadap tersangka," katanya.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: