Bentrokan 2 Suku di Pulau Adonara Flores Timur NTT, 6 Warga Tewas

Antara ยท Jumat, 06 Maret 2020 - 05:29 WIB
Bentrokan 2 Suku di Pulau Adonara Flores Timur NTT, 6 Warga Tewas
Ilustrasi bentrokan. (Foto: Okezone)

KUPANG, iNews.id – Dua suku terlibat dalam bentrokan memperebutkan tanah di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (5/3/2020). Akibat bentrokan itu, enam warga Desa Sandosi, Kecamatan Witihama, dilaporkan tewas.

Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, dia baru mengetahui karena lokasi kejadian tidak ada akses komunikasi.

Sementara Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Flores Timur AKBP Deny Abraham, ketika dikonfimasi membenarkan adanya konflik antarwarga tersebut. “Iya betul ada konflik antarwarga di Desa Sandosi Kecamatan Witihama,” katanya.

Dia mengatakan konflik antarwarga tersebut terjadi akibat perebutan lahan. Namun, Kapolres belum mengetahui kronologi bentrokan.

Menurut dia, konflik tersebut telah menimbulkan korban jiwa. Dia belum mengetahui jumlah korban secara pasti karena polisi masih melakukan identifikasi di lapangan.

“Para personel sudah saya kirim ke lapangan untuk melakukan identifikasi sekaligus berupaya meredam konflik tersebut,” katanya.

Sementara itu, seorang warga Kecamatan Witihama yang meminta tidak disebutkan identitasnya ketika dihubungi secara terpisah, menyebutkan sebanyak lima orang sudah dikabarkan tewas dalam konflik antarwarga tersebut.

“Sudah ada sekitar lima orang yang dikabarkan tewas, tadi kami juga melihat langsung para personel polisi menuju lokasi konflik,” katanya.


Editor : Maria Christina