Bayi Perempuan Ditemukan Menangis dalam Hutan, Ada Luka Lebam dan Lecet di Tubuh

Antara · Senin, 23 Agustus 2021 - 05:53:00 WIB
Bayi Perempuan Ditemukan Menangis dalam Hutan, Ada Luka Lebam dan Lecet di Tubuh
Polres Kepahiang saat mengevakuasi bayi perempuan yang ditemukan dalam hutan. (Foto: Antara)

BENGKULU, iNews.id - Bayi perempuan baru lahir ditemukan warga dalam kondisi masih hidup di hutan lindung, tepatnya Jalan Lintas Kepahiang-Bengkulu. Polres Kepahiang yang menerima informasi langsung mengevakuasi bayi dan menyelidiki kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kepahiang AKP Welliwanto Malau mengatakan, dugaan sementara bayi baru lahir itu sengaja dibuang orang tuanya.

"Kami akan lakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang tega membuang bayinya. Penyelidikan akan kami mulai dengan mencari bidan yang menolong persalinan," katanya, Minggu (22/8/2021).

Dia menjelaskan, saat ditemukan bayi itu dalam kondisi menangis dengan didapati beberapa luka lebam serta lecet di sejumlah bagian tubuh.

Selain itu katanya, tali pusar bayi saat ditemukan sudah dipotong dan dijepit klem sehingga semakin menguatkan dugaan jika proses persalinan dibantu bidan.

Bersama dengan bayi tersebut, petugas juga menemukan beberapa barang, di antaranya selembar kain panjang, baju warna, kain bedong, popok dan kaos tangan.

"Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di kawasan gunung Jalan Lintas Kepahiang-Bengkulu oleh dua saksi bernama Holidin dan Darmawi," kata Welli.

Dia mengungkapkan, awal penemuan bayi saat saksi bernama Holidin bersama temannya ingin melihat bunga Raflesia di kawasan gunung, tepatnya di Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang.

Saat sedang berjalan masuk hutan, saksi mendengar suara tangisan bayi. Mereka lalu mencari sumber suara tersebut dan menemukan bayi perempuan terbungkus kain. Keduanya kemudian melaporkan penemuan itu ke kantor polisi terdekat.

"Diperkirakan bayi baru berumur satu hari dengan panjang 46 sentimeter berat 2,3 gram. Lingkar dada 34 sentimeter dan lingkar kepala 31 sentimeter. Bayi itu saat ini sudah dalam keadaan aman," ucapnya.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: