Bayar PSK Pakai Uang Palsu, Pria di Kendari Ditangkap Polisi

Febriyono Tamenk ยท Senin, 05 November 2018 - 09:35 WIB
Bayar PSK Pakai Uang Palsu, Pria di Kendari Ditangkap Polisi
Tersangka pengedar uang palsu, ED saat diperiksa di Mapolsek Kemaraya, Kendari, Senin (5/11/2018). (Foto: iNews/Febriyono Tamenk)

KENDARI, iNews.id - Seorang pria berinisial ED (43) di Kendari, Sulawesi Tenggara, terpaksa harus berurusan dengan polisi, Senin (5/11/2018) dini hari tadi. Dia diamankan polisi lantaran mencoba membayar jasa pekerja seks komersial (PSK) dengan uang palsu.

ED digiring polisi setelah dilaporkan oleh seorang PSK yang sebelumnya disewa olehnya. Kejadian bermula saat ED mencoba untuk menyewa jasa PSK untuk memenuhi hasrat seksualnya.

Usai berhubungan intim, dia pun membayarkan sejumlah uang kepada sang PSK. Namun setelah diperiksa uang tersebut ternyata palsu. Sang PSK yang merasa tertipu langsung melaporkan ED ke Polsek Kemaraya, Kendari, dengan membawa serta uang Rp600.000 palsu yang diterimanya dari ED.



Tak butuh waktu lama, polisi yang menerima laporan langsung menangkal ED di seputaran Kendari Beach. Dari tangan pelaku polisi juga menemukan uang palsu sebesar Rp1,2 juta yang masih tersimpan di dalam dompetnya.

Polisi lalu membawa pelaku ke rumahnya untuk melakukan penggeledahan. Dari penggeledahan itu, polisi kemudian menyita sebuah printer yang digunakan pelaku untuk mencetak uang palsu.

Kanit Reskrim Polsek Kemaraya, Ipda Adriana Yusuf menyebut, polisi menyita 18 lembar uang palsu Rp100.000-an dari tersangka. “Dari pengakuannya uang tersebut dipakai untuk membayar perempuan. Uang itu dibuat dengan cara dicetak menggunakan kertas HVS,” ucapnya, Senin (5/11/2018).  

Untuk penyelidikan lebih lanjut, barang bukti uang palsu dan alat printer diamankan di kantor Polsek Kemaraya. “Pelaku dijerat dengan Pasal 36 Ayat 1 dan 2, tentang Peredaran Uang Palsu dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” kata Adri.


Editor : Himas Puspito Putra