Banjir dan Longsor Tutup Akses Jalan di Solok, Ribuan Warga Tak Bisa Pulang

Antara ยท Kamis, 13 Februari 2020 - 23:35 WIB
Banjir dan Longsor Tutup Akses Jalan di Solok, Ribuan Warga Tak Bisa Pulang
Sejumlah pengendara motor perlahan melewati jalan yang longsor di Nagari Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (13/12/2019). (Foto: Antara)

SOLOK, iNews.id – Bencana banjir dan longsor melanda Jorong Sipadieh Simpang Taratak Baru Salimpek, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (13/2/2020). Akibatnya, jalan sepanjang 400 meter tertimbun material longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Armen mengatakan, material yang menimbun jalan membuat akses jalan tertutup. Ribuan warga Nagari Talang Babungo, Sariek Alahan Tigo, Sungai Abu, Alahan Panjang tidak bisa kembali ke rumah.

“Banjir dan longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB karena hari ini pasar Talang Babungo dan Alahan Panjang. Masyarakat tidak bisa melewati jalan tersebut karena tertutup material,” kata Armen di Koto Baru, Kamis malam.

Armen mengatakan, Tim Reaksi Cepat (TRC), organisasi kebencanaan, TNI, Polri, PMI, Tagana telah dikerahkan ke lokasi bencana. Tim masih berupaya agar akses jalan bisa segera dibuka.

Dia menambahkan, longsor terjadi di daerah itu akibat hujan sejak Kamis siang. Sebagian masyarakat terpaksa menunggu karena tidak memiliki alat untuk membersihkan jalan dan hujan masih mengguyur.

Masyarakat secara swadaya mencoba membersihkan material jalan. Pada pukul 20.35 WIB, jalan baru bisa dilalui kendaraan bermotor roda dua sedangkan roda empat belum bisa lewat.

“Kami sudah tugaskan tim untuk pembersihan jalan dan menghubungi Dinas Pekerjaan Umum untuk mengirim alat berat. Semoga jalan bisa dilalui seperti biasanya lebih cepat,” ujarnya.


Editor : Maria Christina