Banjir Belum Surut, Ratusan Warga Aceh Barat Masih Mengungsi

Antara ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 08:18 WIB
Banjir Belum Surut, Ratusan Warga Aceh Barat Masih Mengungsi
Anak-anak bermain di lokasi genangan banjir di halaman rumah di kawasan Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. (Foto Antara).

MEULABOH, iNews.id - Ratusan warga di Desa Gunong Pulo dan Desa Karang Hampa, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh masih terdampak banjir hingga Sabtu (1/8/2020) malam. Ketinggian air di permukiman warga dan badan jalan desa mencapai satu meter.

“Saat ini akses menuju ke lokasi dua desa tersebut masih sulit dilintasi karena tingginya genangan air di badan jalan,” kata Bupati Aceh Barat, Ramli MS di Meulaboh, Sabtu (1/8/2020). malam.

Ada pun masyarakat yang masih mengungsi dan terdampak banjir tersebut, kata

Bupati mengatakan jumlah warga yang mengungsi dan terdampak banjir tersebut di Desa Karang Hampa sebanyak 135 jiwa atau 34 kepala keluarga (KK) dan di Desa Gunong Pulo sebanyak 389 jiwa atau 115 kepala keluarga.

Guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, dia juga sudah menyalurkan bantuan dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan selama bencana banjir belum surut.

Ramli MS mengakui dampak banjir yang ditimbulkan akibat tingginya curah hujan yang melanda daerah ini sangat besar. Ratusan desa yang tersebar di 10 kecamatan di Aceh Barat terendam banjir.

Di antaranya Kecamatan Sungai Mas, Pante Ceureumen, Kaway XVI, Woyla Timur, Woyla Barat, Woyla, Arongan Lambalek, Johan Pahlawan, serta Kecamatan Meureubo.

Dia juga meminta kepada masyarakat agar sementara waktu bersabar dengan musibah banjir tersebut karena ini adalah cobaan dari Allah SWT bagi umat manusia.

“Tentunya banjir di Aceh Barat ini terjadi karena faktor alam karena tingginya curah hujan. Namun Pemkab Aceh Barat akan terus berusaha membantu masyarakat agar para korban terdampak dapat terpenuhi kebutuhan selama masa panik ini,” kata Ramli MS.

Seperti diketahui, ratusan warga di Kabupaten Aceh Barat mulai mengungsi setelah wilayah mereka terendam banjir setinggi satu meter, Selasa (28/7/2020). Banjir yang terjadi akibat hujan deras sejak Senin (27/7/2020) lalu itu telah merendam ribuan rumah warga di tujuh kecamatan.


Editor : Faieq Hidayat