MNC Peduli, Doulton dan ADF Wujudkan Pulau Sangiang Bebas Sampah Plastik

Sindonews, Rasyid Ridho ยท Minggu, 08 Desember 2019 - 08:24 WIB
MNC Peduli, Doulton dan ADF Wujudkan Pulau Sangiang Bebas Sampah Plastik
Aksi MNC Peduli melakukan gerakan 'clean the beach & the ocean from plastic waste' di pantai Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (7/12/2019). (Foto: SINDOnews/Rasyid Ridho)

SERANG, iNews.idIndonesia saat ini sedang menghadapi persoalan sosial besar yaitu sampah plastik yang berbahaya. Sampah plastik ini makin hari makin membahayakan lingkungan bahkan membahayakan kesehatan rakyat banyak.

Sebanyak 3,5 juta ton sampah plastik setiap tahun terbuang ke lingkungan dan ke laut Indonesia. Harus disadari bahwa sampah plastik ini hampir mustahil dihancurkan oleh alam. Butuh waktu 400 tahun bagi alam untuk melebur sampah plastik.

Selain itu, efeknya terhadap makhluk hidup, manusia, hewan, ikan yang tidak sengaja mengonsumsi atau terpapar sampah plastik akan sangat berbahaya, mulai dari keracunan, kanker sampai kematian.

Peraturan dan undang-undang (UU) mengenai produk plastik di Indonesia masih banyak celah, sehingga impor sampah plastik Indonesia masih di urutan teratas dibawah China dan pemasok sampah terbesar bagi Indonesia adalah Amerika Serikat, Kepulauan Marshal, Australia.

Pembiaran terhadap kondisi ini merupakan dosa besar bagi bangsa ini, karena akan merusak lingkungan dan secara tidak langsung merusak generasi yang akan datang.

Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, butuh penggerak, pemicu, dan regulasi yang melindungi warga Indonesia dan lingkungan dari sampah plastik.

Hanya sebagian kecil dari rakyat Indonesia yang sadar akan bahaya sampah plastik ini bagi kelangsungan keseimbangan ekosistem di Indonesia bahkan dunia.

Beberapa kalangan yang turut memikirkan sustainability effort telah mengalirkan CSR nya kepada kepentingan pembangunan pedesaan berkelanjutan, termasuk di antaranya PT Doulton (Fiskars group), PT Adis, PT KMK, dan beberapa organisasi nirlaba seperti PDUI, IDI, POC, Divers Clean Action, BSMi, Yasmui, Yaswa, Yasamu.

Kegiatan kali ini merupakan kerja sama MNC Peduli dengan berbagai kalangan ini bertujuan membuka wawasan masyarakat Banten, agar mengerti akan bahaya sampah plastik bagi kehidupan dan lingkungan, dan agar turut serta mengurangi pemakaian produk-produk plastik, kantong plastik dan lainnya dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas ini juga merupakan “trigger action” bagi masyarakat Banten dan Indonesia, agar memulai dari hal-hal kecil, seperti memilah sampah plastik , membuang pada tempatnya, mengurangi pemakaian produk plastik dan lain sebagainya.

Diharapkan kegiatan ini menjadi awal dari rencana kegiatan berkelanjutan di seluruh Indonesia dengan melibatkan berbagai organisasi, perusahaan-perusahaan, dan pemerintah daerah terkait.


Editor : Donald Karouw