get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 4,8 Guncang Tuban Jatim

Airnav Naikkan Pangkat Petugas ATC yang Meninggal saat Gempa di Palu

Sabtu, 29 September 2018 - 19:23:00 WIB
Airnav Naikkan Pangkat Petugas ATC yang Meninggal saat Gempa di Palu
Personel pengatur lalu lintas udara (ATC) AirNav Indonesia Cabang Palu, Bandara Mutiara Sis Al-Jufrie, Anthonius Gunawan Agung. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia menaikkan pangkat dua tingkat untuk personel pengatur lalu lintas udara (ATC) Almarhum Anthonius Gunawan Agung, sebagai apresiasi atas dedikasinya. Personel yang bertugas di Tower ATC AirNav Indonesia Cabang Palu, Bandara Mutiara Sis Al-Jufrie itu meninggal saat gempa, Jumat (29/9/2018).

“Keluarga besar AirNav berduka atas berpulangnya almarhum Agung yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memberikan pelayanan untuk mewujudkan keselamatan penerbangan,” kata Direktur Utama AIrnav Indonesia Novie Riyanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (29/9/2018).

Karena itu, AirNAv akan memberikan penghargaan kepada almarhum dengan menaikkan pangkatnya sebanyak dua tingkat. AirNav juga memberikan bentuk apresiasi lainnya kepada keluarga yang ditinggalkan.

AirNav akan mengadakan upacara penyerahan jenazah kepada keluarga almarhum Sabtu malam di Makassar. “Kedua orang tua almarhum memang berdomisili di Papua, tapi keluarga besarnya banyak tinggal di Makassar. Dari komunikasi kami dengan keluarga almarhum Agung direncanakan dimakamkan di Makassar,” ujarnya.

Almarhum Agung adalah personel yang bertugas di Tower ATC AirNav Indonesia Cabang Palu, Bandara Mutiara Sis Al-Jufrie. Sebelum gempa terjadi, dia sedang melayani pesawat Batik Air ID6231 yang akan terbang dari Palu menuju Makassar.

Dia telah memberikan clearance  kepada Batik saat gempa terjadi. Personel AirNav lainnya yang tidak sedang melayani kemudian turun saat gempa terjadi. Dia belum dapat turun karena pesawat belum tinggal landas dan menunggu pesawat Batik hingga meninggalkan daratan.

Setelah pesawat terbang, kondisi gempa sudah semakin kuat. Dia akhirnya memutuskan melompat dari cabin tower lantai empat. Akibatnya dia mengalami patah kaki.

Personel AirNav di Palu membawanya ke rumah sakit. Di rumah sakit didapat keterangan mengenai kondisinya setelah keluar hasil rontgen. Namun untuk penanganan selanjutnya harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar karena diindikasi ada luka dalam.

AirNav berupaya untuk mendatangkan helikopter dari Balikpapan. Namun karena kondisi bandara, helikopter baru dapat diterbangkan Sabtu pagi. Dia kemudian dibawa ke bandara untuk diterbangkan dengan helikopter menuju Balikpapan. Sebelum helikopter tiba, Agung mengembuskan napas terakhirnya. Almarhum akan diterbangkan menuju Makassar untuk selanjutnya dimakamkan di Makassar sesuai dengan permintaan pihak keluarga.

Editor: Maria Christina

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut