71 Jenazah di Pekanbaru Dimakamkan sesuai Protokol Kesehatan Covid-19, 4 Positif Corona

Antara ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 15:40 WIB
71 Jenazah di Pekanbaru Dimakamkan sesuai Protokol Kesehatan Covid-19, 4 Positif Corona
Anggota keluarga menyaksikan petugas yang mengenakan APD menyiapkan pemakaman kerabat mereka di TPU Tengku Mahmud Palas di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (28/4/2020). (Foto: Antara)

PEKANBARU, iNews.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Pekanbaru telah memakamkan sebanyak 71 jenazah sesuai dengan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Empat di antaranya jenazah pasien positif corona.

Juru Bicara Bidang Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Pekanbaru Mulyadi mengatakan, pemakaman terakhir atau ke-71 dilakukan pada Kamis (21/5/2020). "Yang dimakamkan jenazah pasien dalam pengawasan dan dinyatakan positif Covid-19," kata Mulyadi di Pekanbaru, Jumat (22/5/2020).

Mulyadi menjelaskan, tidak semua jenazah yang dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan merupakan jenazah pasien positif Covid-19. Sebanyak 56 dari 71 jenazah yang dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan merupakan jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) terkait penularan virus corona. Hampir seluruhnya sudah dikonfirmasi tidak terserang virus corona.

"Sebanyak 54 jenazah PDP dinyatakan negatif dari hasil pemeriksaan swab, sedangkan dua lagi belum keluar hasilnya," kata Mulyadi.

Dia menambahkan, orang-orang yang diduga atau positif tertular Covid-19 dimakamkan di Tempat Permakaman Umum (TPU) Tengku Mahmud, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. "Jenazah warga Pekanbaru yang dimakamkan di TPU itu sebanyak 60, sisanya asal kabupaten lain," katanya.

Menurut Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Pekanbaru, hingga Kamis (21/5/2020), jumlah pasien corona di Pekanbaru total 40 orang. Sebanyak 31 orang sudah sembuh dan lima orang masih diisolasi.

Selain itu, ada 499 PDP dengan perincian 392 orang sudah sehat, 51 orang masih dirawat, dan 56 orang meninggal dunia. Sementara jumlah orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak 5.090 orang dengan perincian 4.251 orang telah selesai menjalani pemantauan dan 839 orang masih dalam pemantauan.


Editor : Maria Christina