67.334 Peserta JKN BPJS di Bandarlampung Menunggak, Total Ada Rp11,197 Miliar

Antara ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 17:18 WIB
67.334 Peserta JKN BPJS di Bandarlampung Menunggak, Total Ada Rp11,197 Miliar
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan (Antara)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Sebanyak 67.334 peserta mandiri program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang menunggak iuran. Hal ini diketahui dari catatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bandarlampung.

Pps Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Bandarlampung Edy Syamsuri mengatakan, puluhan ribu warga itu menunggak iuran selama enam bulan lebih dengan nilai total tunggakan mencapai Rp11,197 miliar.

Edy menambahkan, ilayah kerja BPJS Kesehatan Bandarlampung meliputi Kota Bandarlampung serta Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, dan Tanggamus.

"Jumlah peserta mandiri yang menunggak iuran enam bulan lebih di Kota Bandarlampung sebanyak 17.144 orang dengan nilai tunggakan total Rp2,693 miliar dan jumlah penunggak iuran di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 8.621 peserta dengan nilai tunggakan total Rp1,135 miliar," kata Edy, Sabtu (28/6/2020).

Edy melanjutkan, jumlah penunggak iuran di Kabupaten Pesawaran tercatat 9.074 peserta dengan nilai total tunggakan Rp1,252 miliar, di Kabupaten Pringsewu sebanyak 8.262 peserta dengan nilai seluruh tunggakan Rp1,248 miliar, dan di Tanggamus ada 24.203 orang yang menunggak iuran dengan nilai tunggakan seluruhnya Rp4,867 miliar.

Edy mengatakan, BPJS Kesehatan telah meluncurkan program relaksasi pembayaran tunggakan Iuran bagi peserta mandiri program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) semasa pandemi.

"Program ini dalam rangka memberikan keringanan finansial bagi peserta JKN-KIS di masa pandemi Covid-19," katanya.

Menurut dia, program tersebut antara lain bisa dimanfaatkan oleh peserta dalam kategori pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) yang memiliki tunggakan iuran lebih dari enam bulan. Mereka bisa melunasi tunggakan paling lambat sampai Desember 2021.

"Program relaksasi tunggakan iuran bukan hanya untuk peserta segmen PBPU dan BP, melainkan juga untuk badan usaha yang terdampak dari pandemi Covid-19," katanya.

Peserta yang ingin memanfaatkan program relaksasi tunggakan iuran dapat mendaftar melalui aplikasi mobile JKN atau menghubungi telepon layanan pelanggan 1500 400 atau mendatangi Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto