get app
inews
Aa Text
Read Next : Cuaca Ekstrem, Pelayaran Wisata Labuan Bajo Dihentikan hingga 15 Januari

5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas Terus Dikembangkan, Ini Cara Pemerintah Tarik Investor

Minggu, 11 September 2022 - 10:46:00 WIB
5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas Terus Dikembangkan, Ini Cara Pemerintah Tarik Investor
Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina saat menjelaskan pengaruh positif adanya forum investasi 5 DPSP di Labuan Bajo, Sabtu, (9/9/2022). (Foto: iNews/Yoseph Mario Antognoni)

LABUAN BAJO, iNews.id - Ada lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia yang terus dikembangkan. Upaya pemerintah untuk mendatangkan para calon investor untuk realisasi investasi di tempat tersebut pun diwujudkan dalam penyelenggaraan Forum Investasi 5 DPSP melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, antara lain BKPM, Kemenkomarves, Kemenparekraf dan BPOLBF yang digelar di Labuan Bajo, Jumat (9/9/2022).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutan virtualnya menyampaikan bahwa perlu optimalisasi pembangunan di sektor pariwisata. Pengembangan ini tidak bisa hanya mengandalkan APBN dan APBD. 

"Kita perlu mengoptimalisasi pembangunan sektor pariwisata khususnya dari sisi Amenitas, Aksesibilitas dan Atraksi, yang mana sumber dananya tidak bisa hanya mengandalkan APBN dan APBD saja, tapi tentunya juga dari investasi baik dalam negeri maupun asing. Sejauh ini realisasi investasi di sektor Parekraf adalah sebesar Rp5,31 triliun pada tahun 2020 hingga triwulan 1 2022," ucap Luhut, Jumat (9/92/2022). 

Luhut berharap agar melalui forum ini, terjadi peningkatan investasi di 5 DPSP di Indonesia, yaitu Likupang, Borobudur, Danau Toba, Mandalika dan Labuan Bajo. 

Senada dengan hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno juga menyampaikan bahwa Forum Investasi dapat mengakselerasi pembangunan sumber dana di 5 DPSP. 

"Hari ini saya mengapresiasi Kementerian Investasi BKPM dan Kemenkomarves, BPOLBF, dan semua pihak atas terselenggaranya Forum Investasi ini. Saya meyakini forum ini dapat mengakselerasi pembangunan sumber dana di DPSP terutama melalui kawasan ekonomi khusus dan Badan Otorita Pariwisata," ujar Sandiaga. 

Menparekraf juga melanjutkan bahwa sejauh ini 5 DPSP di Indonesia telah meraih nilai investasi yang cukup besar yaitu 435,5 juta dolar Amerika. 

"Kita patut berbangga bahwa 5 DPSP kita telah meraih total investasi sebesar 435,5 juta dolar Amerika," ucapnya.

Peserta Forum Investasi Labuan Bajo ini terdiri atas 130 peserta offline dan 100 peserta online. Para peserta terdiri dari penanam modal baik dari dalam maupun luar negeri, asosiasi usaha dalam dan luar negeri, kementerian dan lembaga terkait, perwakilan Pemda, serta perwakilan kedutaan RI di luar negeri, dan pemerintah asing di Indonesia. 

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa industri pariwisata merupakan sektor yang paling besar mendapat dampak dari pandemi Covid-19. Industri pariwisata berkontributor besar dalam penciptaan lapangan kerja, sehingga dia mendorong investor agar menanamkan modalnya di 5 DPSP. 

“Saya tidak segan-segan meyakinkan bahwa di Indonesia banyak tempat-tempat wisata yang bisa dituju dan memiliki alam yang bagus. Kami ingin tidak hanya Bali saja, namun daerah lainnya juga berkembang. Saya yakinkan investor bahwa Indonesia merupakan tujuan pariwisata dunia," ucap Bahlil.

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut