3 Polisi Terluka karena Balon Gas Meledak saat Peresmian SPN Gorontalo

Zainal Ahmad ยท Jumat, 26 Januari 2018 - 17:30 WIB
3 Polisi Terluka karena Balon Gas Meledak saat Peresmian SPN Gorontalo
Personel Brimob Polda Gorontalo yang menjadi korban ledakan dievakuasi. (Foto: iNews/Zainal Ahmad)

GORONTALO, iNews.id – Sebuah insiden terjadi saat peresmian Sekolah Polisi Negara (SPN) Gorontalo yang diresmikan langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Jumat pagi (26/1/2018) tadi. Kumpulan balon gas yang akan digunakan saat peresmian tiba-tiba meledak dan mengakibatkan tiga personel Brimob Polda Gorontalo terluka parah.

Situasi di depan gerbang SPN Gorontalo ini pun mendadak kacau setelah sekumpulan balon gas yang akan digunakan saat peresmian meledak. Insiden yang terjadi 10 menit menjelang kedatangan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ini membuat panitia terlihat panik. Terlebih lagi ketika mengetahui bahwa ada tiga personel polisi yang menjadi korban ledakan.

Ketiga polisi yang menjadi korban ini adalah personel Brimob Polda Gorontalo, yakni Bripda Lazuardi Damar, Bharatu Rivandi Ibrahim, dan Bharada Rinaldi Syamsudin. Saat kejadian, ketiganya ditugaskan melepaskan balon-balon dari atas pintu gerbang.





Tiga personel yang terluka ini satu per satu dievakuasi dari atas gerbang dan dilarikan ke Klinik SPN Gorontalo untuk mendapatkan perawatan medis atas luka bakar yang mereka alami, baik di bagian tangan dan wajah. Karena luka bakar yang cukup parah, tiga korban personel Brimob Polda Gorontalo ini kemudian dibawa dengan mobil ambulans Biddokes Polda Gorontalo ke Rumah Sakit Dunda Limboto untuk perawatan lebih lanjut.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono peristiwa itu terjadi akibat kumpulan balon gas yang akan dilepas saat kapolri meresmikan SPN ini meledak, dipicu cuaca yang panas. Polisi langsung menangani insiden tersebut.

“Insiden itu sudah ditangani. Tiga anggota Brimob Polda yang mengalami luka bakar sudah dibawa ke rumah sakit. Dua terluka di bagian lengan dan satu di bagian muka. Mereka masih dalam pemeriksaan di rumah sakit,” kata AKBP Wahyu Tri Cahyono.

Sementara itu, guna menghindari insiden serupa terulang, panitia langsung melepas balon-balon gas yang masih tersisa ke udara sebelum Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian tiba dan meresmikan SPN Gorontalo.


Editor : Maria Christina