3 Polisi Gugur Ditembak KKB Papua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Antara ยท Jumat, 22 Maret 2019 - 16:46:00 WIB
3 Polisi Gugur Ditembak KKB Papua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Ilustrasi Brimob Polri. (Foto: ANTARA FOTO/Rahmad)

NUNUKAN, iNews.id – Dua anggota Korps Brimob Polri yang kritis dan menjalani perawatan usai ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua, akhirnya meninggal. Mereka gugur menyusul rekannya almarhum Bharada Aldy yang terlebih dahulu mengembuskan napas terakhir.

Ketiganya mengalami luka tembak saat kontak senjata dengan KKB di Bandara Mugi, Nduga, Papua, Rabu (20/3/2019). Mereka pun mendapat penghargaan kenaikan pangkat luar biasa atas keberanian dan jasanya. Yakni Komandan Peleton Ipda Arif Rahman menjadi Iptu, Bharada Rafiq Fitrah Kurniawan menjadi Bharatu dan almarhum Bharada Aldy menjadi Bharatu.

"Kenaikan pangkat luar biasa ini diberikan sebagai bentuk penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian," ujar Komandan Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri Brigjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca saat menghadiri pemakaman Bharatu (Anumerta) Aldy di Taman Pemakaman Pahlawan Jaya Sakti Jalan Pahlawan Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Jumat (22/3/2019).


Verdianto menceritakan, penembakan terhadap ketiga anggota Brimob Polri ini saat ditugaskan mengamankan Bandara Nduga, Rabu (20/3/2019) pukul 07.30 WIT. Dalam kontak senjata itu, Bharatu (Anumerta) Aldy terkena luka tembak pada bagian ketiak tembus ke jantung meski almarhum ketika itu mengenakan rompi antipeluru.

“Penembakan terjadi ketika anggota hendak menyerang kelompok sipil bersenjata pagi itu. Almarhum Bharatu Aldy berada paling depan sebagai pembuka jalan untuk melakukan penyerangan,” katanya.

Bharatu (Anumerta) Aldy dikenal berani dan disiplin saat menjalankan tugas yang diberikan negara ketika bergabung pada Satgas Newangkali di Distrik Mugi Kabupaten Nduga.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: