3 Minggu Pisah Ranjang dengan Istri, Pria di Jambi Nekat Gantung Diri

Budi Utomo ยท Sabtu, 16 Maret 2019 - 23:27:00 WIB
3 Minggu Pisah Ranjang dengan Istri, Pria di Jambi Nekat Gantung Diri
Warga memadati rumah korban yang gantung diri di Kelurahan Tanjung Gedang, Kecamatan Pasar Muaro Bungo, Kabupaten Bungo, Jambi, Sabtu (16/3/2019). (Foto: iNews/Budi Utomo)

BUNGO, iNews.id – Seorang laki-laki warga Kelurahan Tanjung Gedang, Kecamatan Pasar Muaro Bungo, Kabupaten Bungo, Jambi, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Penyebabnya diduga karena stress setelah pisah ranjang dengan istrinya selama tiga minggu.

Informasi yang diperoleh, korban Andi Siswanto (25), meminta berbaikan dengan sang istri, namun permintaannya ditolak. Buruh bangunan itu akhirnya memilih gantung diri menggunakan kabel di rumahnya, Jumat malam (15/3/2019), sekitar pukul 19.00 WIB.

Korban pertama kali ditemukan gantung diri oleh istrinya, Lukmi (17). Saat itu, dia sedang membereskan barang-barang yang akan dibawa karena masa kontrakan rumah telah habis. Sang istri pun kaget mendengar suaminya yang sempat berteriak dari kamar mengatakan “mati aku”.

Lukmi langsung melihat ke kamar belakang. Dia berusaha mengangkat korban dari jeratan kabel di lehernya, tetapi tidak sanggup. Akhirnya Lukmin berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Kejadian ini membuat warga heboh dan mendatangi rumah tersebut. Namun, nyawa suaminya tidak bisa lagi diselamatkan.

“Saya lagi beres-beres barang tadi karena kami kan mau pindah, tahu-tahu dia sudah tidak ada lagi, dia sudah gantung diri, barulah saya panggil warga lain,” kata Lukmi.

Lukmi mengakui dirinya dan suaminya pisah ranjang selama tiga minggu karena persoalan rumah tangga. Namun, dia tidak menyangka suaminya akan nekat bunuh diri.

“Ributnya beberapa minggu lalu, penyebabnya masalah rumah tanggalah. Memang kami pisah ranjang tiga minggu, dia minta rujuk,” katanya.

KBO Reskrim Polres Bungo Iptu Arman mengatakan, kejadian ini merupakan murni bunuh diri. Informasi yang mereka peroleh, aksi tersebut diduga karena persoalan rumah tangga dan ekonomi. “Namun, penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Petugas Polres Bungo membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Hanafi Muaro Bungo untuk divisum, setelah melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP).

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: