2 Pelaku Pembunuh Toke Getah Karet di Jambi Ditangkap, Kakinya Ditembak Polisi

Azhari Sultan ยท Jumat, 18 Juni 2021 - 14:14:00 WIB
2 Pelaku Pembunuh Toke Getah Karet di Jambi Ditangkap, Kakinya Ditembak Polisi
Tim gabungan Polda Jambi menangkap pelaku pembunuhan toke getah karet, Kamis (17/6/2021). Kedua pelaku sempat buron selama satu bulan dan bersembuni di kawasan hutan. Foto: iNews.id/Azhari Sultan

JAMBI, iNews.id - Tim Gabungan menangkap dua pelaku pembunuhan seorang toke karet bernama Gangsah yang terjadi di Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi pada tanggal 9 Mei 2021 lalu. Kedua pelaku yang buron selama satu bulan dihadiahi timah panas lantaran berusaha kabur dan melawan polisi.

Kedua pelaku yakni, Bujang Aziz (32) dan Wika Saputra (31) merupakan warga Desa Pemusiran, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Keduanya diamankan petugas di sebuah hutan perkebunan karet di daerah Tanah Garo, Kecamatan Muaratabir, Kabupaten Tebo, Jambi pada Kamis (17/6/2021).

"Pelaku ini, selama 1 bulan sudah ditetapkan sebagai DPO. Keduanya juga selalu berpindah-pindah tempat persembunyiannya," kata Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan, Jumat (18/6/2021).

Polisi memastikan kedua pelaku membunuh Gangsah dengan senjata rakitan di kawasan Rengkiling, Mandiangin, Kabupaten Sarolangun. Korban tewas setelah mengalami luka tembak pada bagian perut.

"Saat itu korban ditembak pelaku menggunakan senjata rakitan jenis kecepek dan korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka tembak di bagian perut," kata Kaswandi.

Dia juga menambahkan, kejadian penembakan tersebut berawal adanya keributan antara korban dengan kedua pelaku. Kedua pelaku ini dituduh korban mencuri getah karet, sehingga korban tidak senang dan menemui keduanya.

Pertemuan berujung cekcok bahkan korban sempat mengambil senjata kecepek milik pelaku. Kedua pelaku memilih kabur untuk menghindar namun kembali lagi dengan membawa sepucuk senjata kecepek dan menembak korban.

"Saat diamankan petugas, kedua pelaku melakukan aksi perlawanan dan berusaha melarikan diri. Dengan terpaksa, dilakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku dengan timah panas petugas," ujar Kaswandi. 

Editor : Erwin C Sihombing