2 Pekan Dilanda Banjir, Warga Katingan Gunakan Air Kotor untuk Bertahan Hidup

Ade Sata ยท Minggu, 20 September 2020 - 09:44 WIB
2 Pekan Dilanda Banjir, Warga Katingan Gunakan Air Kotor untuk Bertahan Hidup
Korban banjir di Katingan, Kalteng yang mencuci piring pakai air kotor (Ade Sata/iNews)

KATINGAN, iNews.id - Banjir setinggi satu meter masih merendam ratusan rumah warga Desa Hiyang Bana, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Bahkan, banjir yang sudah dua pekan terjadi ini masih tampak pada Minggu pagi (20/9/2020).

"Sudah 14 hari banjir ini," kata seorang warga bernama Yana saat ditemui di lokasi.

Mirisnya, dia mengaku tak punya air bersih. Para korban banjir ini terpaksa mengunakan air banjir yang kotor untuk keperluan sehari-hari. Mulai dari mandi, mencuci pakaian, mencuci piring dan minum.

Banjir ini akibat tingginya intensitas hujan di daerah hulu dan meluapnya Sungai Katingan. Akibat banjir yang tak kunjung surut, membuat ratusan kepala keluarga yang rata-rata merupakan warga transmigrasi kehilangan pekerjaan dan terpaksa berdiam di dalam rumah.

"Makan aja sudah susah, gak bisa beli beras, air bersih, sandang pangan yang lain," keluh Yana.

Banjir di Katingan Kalimantan Tengah (Ade Sata/iNews)
Banjir di Katingan Kalimantan Tengah (Ade Sata/iNews)

Setiap harinya, kata dia, warga menggunakan perahu untuk beraktifitas ke luar rumah. Meski begitu, warga tidak bisa beraktifitas dengan bebas.

Yana berharap agar pemerintah daerah dapat menyalurkan bantuan seperti sembako, selimut dan air bersih untuk meringankan beban.

dari kabupaten katingan/ kalimantan tengah/ ade sata/ inews melaporkan


Editor : Nur Ichsan Yuniarto