2 Maling Spesialis Kios Sembako yang Hampir Dikeroyok Warga, Diringkus Polisi di Konawe

Febriyono Tamenk ยท Senin, 28 Oktober 2019 - 11:04 WIB
2 Maling Spesialis Kios Sembako yang Hampir Dikeroyok Warga, Diringkus Polisi di Konawe
Dua maling spesialis kios ditangkap polisi di Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (28/10/2019). (Foto: iNews.id/Febriyono Tamenk)

KONAWE, iNews.id- Maling spesialis pembobol kios warga di Kelurahan Unaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara diringkus tim Reserse Polsek Unaha. Pelaku yang berjumlah dua orang ini hampir jadi bulan-bulanan warga sebelum diamankan polisi.

Adi dan Ilan beruntung diamankan polisi usai ketahuan membobol kios milik warga, Senin (28/10/2019). Pasalnya, keduanya hampir menjadi bulan-bulanan massa usai ketahuan mencuri dan bersembunyi di atas pohon.

Bahkan saat diamankan dalam mobil polisi, seorang warga yang marah, masih berusaha memukul tersangka. Beruntung, tindakan warga tersebut dapat ditahan oleh petugas.

Adi, warga Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha dan Ilan, warga Kelurahan Unaasi, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe digiring ke Polsek Unaha beserta barang bukti berupa mesin pompa air, gula dan terigu masing – masing satu karung.

BACA JUGA: Pembobol Rumah di Parepare Dibekuk Polisi, 1 dari 3 Pelaku Ditembak di Kaki

“Saya mencuri terigu, gula dan mesin untuk dijual,” kata Adi di hadapan petugas.

Menurut keterangan Kapolsek Unaha, Iptu Setiyono, saat akan diamankan, pelaku bersembunyi di atas pohon. Polisi dibantu warga akhirnya dapat meringkus keduanga.

“Untuk sementara barang bukti yang diamankan berupa mesin steam air, gula seberat 50 kilogram dan tepung terigu seberat 20 kilogram,” katanya.

Dalam menjalankan aksinya, keduanya merental mobil lalu mengincar kios sembako, untuk dijadikan sasaran. Di depan polisi, kedua tersangka mengaku menggunakan uang hasil curiannya untuk foya-foya di tempat hiburan malam Kota Kendari.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.


Editor : Umaya Khusniah