2 Kapal Vietnam Pencuri Ikan Ditangkap di Laut Natuna Utara, 10 ABK Diamankan

Irfan Ma'ruf ยท Minggu, 19 Juli 2020 - 05:31 WIB
2 Kapal Vietnam Pencuri Ikan Ditangkap di Laut Natuna Utara, 10 ABK Diamankan
TNI AL mengamankan 10 orang WNA Vietnam ABK dan dua kapal ikan Vietnam yang menangkap ikan secara ilegal di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (18/7/2020). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - KRI Yos Sudarso-353 mengamankan dua kapal ikan Vietnam bersama 10 anak buah kapal (ABK) di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (18/7/2020). Kedua kapal itu diduga melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal.

Komandan KRI Yos Sudarso-353 Letkol Laut (P) Maman Nurrohman menjelaskan, pengamanan kedua kapal berawal saat KRI Yos Sudarso-353 sebagai Kapal Markas Gugus Tempur Laut Koarmada I berpatroli pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I. KRI mendeteksi dua kapal ikan yang dicurigai kapal ikan asing.

"Setelah didekati, dugaan itu benar. Dua kapal ikan Vietnam sedang menangkap ikan di Perairan Natuna Utara, kurang lebih 25 nautical mile sebelah utara dari Pulau Sekatung," kata Letkol Laut (P) Maman Nurrohman, dalam keterangan tertulis.

KRI Yos Sudarso-353 langsung mendekati kedua kapal ikan Vietnam itu. Dua kapal ikan Vietnam dengan nomor lambung BV 0274 TS dan BV 0887 TS tidak dapat mengelak. Pasalnya, para ABK tertangkap sedang menebar alat tangkap berupa jaring trawl.

"Hal ini merupakan bukti kuat bahwa dua kapal tersebut sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Indonesia," katanya.

Komandan KRI Yos Sudarso-353 Letkol Laut (P) Maman Nurrohman juga mengatakan, patroli dan pengamanan kedua kapal ikan dari Vietnam itu merupakan wujud komitmen prajurit KRI dalam mengamankan wilayah perairan NKRI di Natuna.

"Kedua kapal ikan Vietnam dengan ABK sejumlah 10 orang WN Vietnam digelandang ke Lanal Ranai untuk menjalankan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir menjelaskan, stibanya dua kapal ikan Vietnam di Pangkalan Angkatan Laut Ranai, seluruh ABK menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai protokol Covid-19. "Barang yang dibawa maupun kapal yang digunakan disterilkan dengan disemprot disinfektan untuk memastikan ke-10 ABK tidak membawa wabah ke Natuna,” katanya.


Editor : Maria Christina