1.877 Karyawan di Palangka Raya Kena PHK karena Wabah Covid-19

Sigit Dzakwan Pamungkas · Selasa, 01 September 2020 - 22:15:00 WIB
1.877 Karyawan di Palangka Raya Kena PHK karena Wabah Covid-19
Puluhan koban PHK PT Wilson Lautan Karet tuntut pembayaran pesangon, Kamis (13/8/2020). (Foto: iNews/Deny M Yunus).

PALANGKA RAYA, iNews.id – Sebanyak 1.877 karyawan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena pandemi Covid-19.

Hal itu terjadi lantaran dampak sektor bisnis yang mengalami penurunan drastis akibat pendemi.

"Dinas tenaga kerja Palangka Raya mencatat sampai April 2020 tercatat 1.877 tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja dan dirumahkan," ujar Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, Selasa (1/9/2020).

Dia mengatakan, bencana non alam ini cukup signifikan mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat dan ekonomi.

Bahkan menurut laporan Badan Pusat Statistik sampai Agustus 2020 tercatat pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32%. Kondisi tersebut juga berdampak siginifikan pada sektor industri di Kota Palangka Raya.

"Saat ini banyak industri terdampak. Wilayah kita khususnya pada sektor jasa karena memang paling banyak bergerak pada bidang tersebut,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut pemerintah terus mengupayakan untuk melakukan pemulihan ekonomi disertai penekanan terhadap sebaran Covid-19. “Kemudian tugas kita di daerah terus memaksimalkan penerapan protokol kesehatan,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki