116.800 Vaksin AstraZeneca di Bengkulu Kedaluwarsa, Terbanyak di Rejang Lebong  

Demon Fajri · Selasa, 01 Maret 2022 - 14:36:00 WIB
116.800 Vaksin AstraZeneca di Bengkulu Kedaluwarsa, Terbanyak di Rejang Lebong  
Sebanyak 116.800 vaksin AstraZeneca di Bengkulu kedaluwarsa. (Foto: Ilustrasi/Ist)

BENGKULU, iNews.id  - Sebanyak 116.800 vaksin AstraZeneca di Bengkulu kedaluwarsa pada Senin 28 Februari 2022. Vaksin kedaluwarsa itu berada di 10 kabupaten/kota di Bengkulu.  

Rincian vaksin yang kedaluwarsa itu yakni 17.520 berada di gudang Provinsi Bengkulu. Selanjutnya 3.600 di Kota Bengkulu, 17.540 di Kabupaten Seluma, 4.810 di Bengkulu Tengah, dan 16.120 di Kabupaten Mukomuko,

Kemudian 23.370 di Kabupaten Rejang Lebong, 9.520 di Lebong, 10.370 di Bengkulu Utara, 1.530 di Bengkulu Selatan, 10.330 di Kaur, dan 2.090 di Kepahiang. 

Dari data tersebut, vaksin kedaluwarsa terbanyak di Kabupaten Rejang Lebong yakni 23.370.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, hanya vaksin AstraZeneca yang masa berlakunya sudah habis. Vaksin jenis Sinovac masih tersedia.

"Kalau vaksin yang lain, Sinovac tidak kedaluwarsa. Malahan kita kekurangan. Sinovac itu masih ada tapi terbatas, tidak expired. Moderna kosong," ujarnya, Selasa (1/3/2022). 

Dia mengakui vaksin AstraZeneca yang stoknya paling banyak. "Dengan segala upaya kita lakukan namun vaksin ini tidak habis," katanya.

Herwan menyebut, masih ada vaksin AstraZeneca yang masih bisa digunakan hingga akhir Maret 2022. Menurutnya vaksin kedaluwarsa ini bukan hanya di Bengkulu, namun juga terjadi di provinsi lain. 

"Ini bukan hanya di kita (Bengkulu) tapi secara nasional," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: