100 Kasus Sepanjang 2018, Kapuas Hulu Ditetapkan KLB Demam Berdarah

Antara ยท Rabu, 07 Maret 2018 - 11:44:00 WIB
100 Kasus Sepanjang 2018, Kapuas Hulu Ditetapkan KLB Demam Berdarah
Ilustrasi fogging untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD). (Foto: Dok. iNews.id)

KAPUAS HULU, iNews.id – Sepanjang 2018, sedikitnya 100 kasus demam berdarah dengue (DBD) dilaporkan terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar). Dinas Kesehatan (Dinkes) Kapuas Hulu mencatat dari 100 kasus DBD tersebut, satu orang di antaranya meninggal dunia.

 "Yang meninggal atas nama Sofy Pertiwi usia empat tahun warga Kedamin Hilir, Putussibau Selatan," kata Ade Hermanto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kapuas Hulu, saat  ditemui di Putussibau, Kapuas Hulu, seperti dilansir dari Antara, Rabu (7/3/2018).

 Ade menjelaskan, meningkatnya kasus DBD di Kapuas Hulu dikarenakan pengaruh cuaca yang tidak menentu, kadang panas dan kadang hujan. Menurut Ade, kasus DBD yang meningkat di Kecamatan Badau dan di sejumlah titik di wilayah Kapuas Hulu.

Dengan banyaknya kasus DBD yang terjadi, Dinkes Kapuas Hulu pun menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD di daerah tersebut.  "Sampai saat ini Kapuas Hulu masih berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD. Kami masih terus berupaya melakukan pengasapan, membagikan abate serta rutin melakukan sosialisasi ke masyarakat," kata Ade.

Ade menambahkan, untuk memberantas sarang nyamuk sebenarnya cukup mudah. Diperlukan kesadaran masyarakat dengan cara menutup, menguras serta mengubur barang bekas yang berpotensi berkembangnya jentik - jentik nyamuk. "Biasakan hidup sehat mulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat," ucap Ade.

Editor : Himas Puspito Putra

Bagikan Artikel: