KENDARI, iNews.id - Seorang pria membawa parang mengamuk saat antre bahan bakar minyak (BBM) di sebuah SPBU di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Aksi pelaku sempat direkam warga dan viral di media sosial.
Dalam rekaman video yang beredar, pelaku terlihat berteriak di area SPBU sambil membawa senjata tajam. Aksi itu membuat pengendara lain yang sedang mengantre bahan bakar panik.
Pelaku diduga emosi setelah antrean BBM berlangsung panjang. Keributan bermula saat pelaku berpindah dari jalur antrean Pertamax ke antrean Pertalite.
Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L Sengka mengatakan, pelaku awalnya mengantre BBM sebelum akhirnya emosi karena antrean panjang.
"Kejadian viral itu ada laki-laki mengamuk membawa parang. Pelaku ini awalnya antre BBM, karena panjang antrean sehingga dia emosi," ujarnya, Senin (29/6/2026).
Kombes Edwin menjelaskan, pelaku semula berada di jalur antrean Pertamax. Namun, pelaku kemudian pindah ke jalur antrean Pertalite.
Saat berpindah antrean, pelaku diduga menyelak pengendara lain yang sudah lebih dulu menunggu. Tindakan itu memicu protes dari warga dan pengendara di lokasi.
Situasi sempat memanas karena warga yang melihat aksi pelaku ikut emosi. Pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi setelah sempat diserang warga.
"Awalnya pelaku antre di jalur pertamax lalu pindah ke pertalite sehingga banyak pengantre tak terima dan terjadi percekcokan. Lalu yang bersangkutan cabut parang, konsumen lain lalu mengejarnya. Pelaku sudah diamankan di Polresta Kendari," ucapnya.
Tim Satreskrim Polresta Kendari langsung menyelidiki video viral tersebut dan menangkap pelaku di kediamannya beberapa waktu setelah kejadian. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polresta Kendari. Penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami kronologi dan motif pelaku membawa senjata tajam di area SPBU.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait