KOLAKA, iNews.id - Banjir mengepung sejumlah wilayah di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (4/7/2023). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka mendata ada sebanyak 13 desa di 7 kecamatan yang terdampak banjir namun perlahan mulai surut.
Kepala BPBD Kolaka Akbar mengatakan, 13 desa terdampak banjir tersebar di Kecamatan Wolo, Kolaka, Wundulako, Tanggetada, Watubangga dan Polinggona. Ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa dan terus menurun.
"Saya baru kembali dari lokasi banjir. Kami sementara masih mendata karena persebarannya banyak," ujar Akbar kepada MNC Portal, Selasa (4/7/2023).
Dia mengungkapkan jika terdapat dua rumah warga di Kecamatan Watulondo rusak sedang tertimpa longsoran tebing. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir dan longsor.
Menurutnya, karena air banjir perlahan surut, penyediaan dapur umum tidak dilakukan. Masing-masing warga telah berada di rumah masing-masing guna melakukan bersih-bersih.
"Soal bantuan ke korban terdampak domain Dinsos yang saat ini sedang bergerak di lokasi. Kami hanya mendata," katanya.
Akbar menurutkan, banjir menggenangi sejumlah desa di Kolaka akibat intensitas hujan yang tinggi dan menyebabkan sungai-sungai besar di wilayahnya meluap. BPBD belum bisa mengestimasi jumlah kerugian akibat dari bencana tersebut.
Sebelumnya, selain menggenangi rumah-rumah penduduk dan sarana publik, banjir juga merendam hamparan persawahan di Desa Lamedai, Kecamatan Tanggetada. Jembatan penghubung antara Desa Kukutio-Kastura, Kecamatan Watubangga juga dilaporkan ambruk akibat tergerus arus sungai.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait