Petugas gabungan menggelar razia Lapas Kendari dan menemukan tiga HP, charger, serta instalasi kabel ilegal dari 60 kamar warga binaan. (Foto: iNews TV/ASDAR ZUULA)

KENDARI, iNews.id - Razia gabungan digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (17/9/2026) malam. Petugas menemukan tiga telepon seluler (HP), charger, hingga instalasi kabel ilegal dari penggeledahan 60 kamar warga binaan.

Razia melibatkan petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencegah masuk dan beredarnya narkoba, penggunaan HP, pungutan liar, serta barang terlarang lainnya di dalam lapas.

Satu per satu warga binaan diminta keluar dari kamar untuk menjalani pemeriksaan badan. Petugas kemudian menggeledah seluruh kamar secara detail, termasuk barang-barang milik warga binaan.

Selain penggeledahan, seluruh warga binaan juga diwajibkan menjalani tes urine. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada warga binaan yang menggunakan narkoba.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sultra Sulardi mengatakan razia dilakukan sebagai upaya pencegahan masuknya HP dan narkoba ke dalam lapas.

"Razia ini dalam rangka mencegah masuknya HP, narkoba, pungli dan lainnya," ujarnya, Jumat (18/9/2026).

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan tiga HP beserta charger. Selain itu, ditemukan instalasi kabel ilegal di salah satu sel warga binaan.

"Dari 60 kamar sudah digeledah semua, hasilnya ini, kami temukan tiga HP. Kita akan terus tingkatkan kegiatan seperti ini," katanya.

Selanjutnya, seluruh barang temuan tersebut akan dimusnahkan agar tidak kembali disalahgunakan. Petugas juga memastikan kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala.

Razia ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan getting zero halinar, yakni kondisi lapas yang bebas dari narkoba, penggunaan HP, dan pungutan liar. Pengawasan akan terus ditingkatkan untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan Lapas Kendari.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network