Dua korban jatuhnya helikopter masih dirawat di klinik PT IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah. (Foto: iNews.id)

MOROWALI, iNews.id – Enam korban helikopter yang jatuh di kawasan perusahaan tambang PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) pada Jumat (20/4/2018) pagi masih mendapatkan perawatan. Empat korban dirawat di klinik perusahaan tambang tersebut dan dua lainnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Morowali, Sulawesi Tengah. 

Media Relation PT IMIP, Dedi Kurniawan mengatakan, dari delapan orang yang berada di dalam helikopter termasuk pilot dan co-pilot diketahui dua penumpang tidak menderita luka apa pun.

Keenam WNA asal China itu disebut sebagai tamu yang melakukan kegiatan pendokumentasian foto dan video mengenai perkembangan investasi di kawasan PT IMIP.

“Ada enam orang yang masih di rawat, empat orang di klinik PT IMIP, sedang 2 lainnya yaitu pilot dan co-pilot dirawat di RSUD Morowali di Bungku Kota,” katanya.

Dia mengatakan, status keenam WNA itu masih dalam penyelidikan petugas kepolisian terkait masalah dokumen paspor dan keimigrasian lainnya. "Soal dokumen itu sedang diselidiki. Yang jelas, mereka datang sebagai tamu," ucapnya.

Dia mengatakan, pesawat tersebut mengalami musibah saat dalam perjalanan dari Morowali ke Kendari. Namun, penyebab kecelakaan sedang ditangani Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Kapolres Morowali AKBP Dadan Wahyudi memastikan dalam kecelakaan helikopter itu, menyebabkan satu orang karyawan bernama Aris Heni Irawan (23) meninggal dunia terkena bagian helikopter yang jatuh. 

"Jumlah penumpang pesawat total delapan orang termasuk pilot dan co-pilot. Hanya satu korban yang tewas," katanya.

Disinggung paspor keenam WNA asal China yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat itu, Dadan menegaskan tiap pelanggaran keimigrasian tentu akan diusut. "Sedang kita selidiki apakah mereka punya paspor atau tidak," katanya.

Sejauh ini pihak kepolisian sudah mengamankan lokasi jatuhnya helikopter yang sudah ditutup dengan terpal, serta dijaga oleh personel TNI/Polri. Kepastian penyebab jatuhnya helikopter yang disewa dari White Sky Aviation untuk mengangkut 6 WNA asal Tiongkok itu masih menunggu kedatangan tim dari KNKT yang diperkirakan akan tiba pada Sabtu, 21 April 2018.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network