Garis polisi terpasang di sebuah rumah yang menjadi TKP penemuan ditemukan tewas di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. (Foto: ist)

POLEWALI MANDAR, iNews.id - Seorang perempuan berinisial NF (26) ditemukan tewas dalam kamar sebuah rumah di kompleks BTN, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Rabu (26/8/2026). Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi kejadian.

Saat petugas Polres Polewali Mandar mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), seorang pria berinisial AF (26) yang merupakan kekasih korban diduga sedang membungkus jasad NF.

Kapolres Polman AKBP Zaky Magfur mengatakan, laporan awal diterima dari masyarakat yang melihat adanya aktivitas mencurigakan di rumah tersebut.

"Informasi ini kami dapatkan dari laporan masyarakat bahwa ada seseorang yang sedang membungkus jenazah di lokasi tersebut. Saat personel Polres Polman mendatangi TKP, terduga pelaku didapati sedang membungkus mayat korban," kata AKBP Zaky dikutip dari iNews Polman, Rabu (26/8/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga korban meninggal setelah mengonsumsi obat yang dipesan secara daring untuk menggugurkan kandungan. Sebelum kejadian, korban diketahui memiliki hubungan asmara dengan AF selama kurang lebih tujuh bulan.

Polisi menduga persoalan kehamilan menjadi salah satu pemicu terjadinya kasus tersebut. AF diduga tidak ingin bertanggung jawab atas kehamilan korban dan kemudian mengarahkan NF untuk aborsi dengan menggunakan obat yang dibeli melalui internet.

"Motifnya karena terduga pelaku tidak ingin memiliki anak. Dia kemudian membeli obat-obatan untuk menggugurkan kandungan secara online," katanya.

Seusai kejadian, AF sempat meminta bantuan rekannya untuk membuang jasad korban. Namun, rekannya menolak terlibat dan memilih melaporkan peristiwa tersebut kepada SPKT Polres Polman.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap rangkaian lengkap kejadian, termasuk penyebab pasti kematian korban. Sejumlah barang bukti juga tengah dikumpulkan untuk mendukung proses penyidikan terhadap kasus tersebut.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network