Polairud Polda Kepri mengggagalkan pengiriman 4 pekerja migran Indonesia (PMI) ke Malaysia. Satu pelaku ditangkap. (Foto: Polairud Polda Kepri)
Antara

BATAM, iNews.id - Polda Kepri menggagalkan pengiriman empat calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia di Batam. Seoarang perempuan yang bertindak sebagai operator ditangkap.

"Ada empat orang korban yang berhasil kami selamatkan," kata Kasubdit Gakkum Polairud Polda Kepri, AKBP Sudarsono di Batam, Selasa (18/10/2022).

Keempat PMI ilegal yang semuanya perempuan itu berasal dari Medan, Sumatera Utara, dan Palembang, Sumatera Selatan. Mereka diamankan dari sebuah hotel di Batam, sebelum melakukan perjalanan ke Malaysia.

Seorang yang bertindak sebagai operator untuk mengantar keempat PMI ilegal itu yakni ES (46) ikut diamankan.

ES merupakan warga Medan dan tak memiliki izin untuk melakukan penempatan tenaga kerja di luar negeri.

"Pelaku ini yang melakukan perekrutan dari Medan, lalu dia bawa ke Batam sebelum nantinya pergi ke Malaysia secara ilegal," kata Sudarsono.

Dari kegiatan mengantar PMI ilegal ini, ES menerima Rp3 juta dari penampung di Malaysia.

ES terancam dijerat Undang-Undang Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran dan Pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp15 miliar.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT