MANGGARAI, iNews.id - Hampir dua pekan setelah gempa mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, Hima Domi Antonius masih turun menemui warga terdampak. Sejak hari pertama, dia mendata rumah dan kebutuhan warga, menyalurkan bantuan kepada ratusan keluarga, hingga kembali mendatangi titik pengungsian untuk melihat langsung kondisi di lapangan.
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Partai Perindo ini kembali menyalurkan bantuan di Kelurahan Satar Tacik dan Satar Mese Utara, Selasa (25/8/2026). Puluhan kepala keluarga di Satar Mese Utara menerima bantuan kebutuhan pokok dan obat-obatan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kehadiran langsung di tengah warga sangat berarti bagi kami,” ujar Kepala Dusun Nteer mewakili warga terdampak.
Bantuan yang diterima warga berupa beras, telur, susu, mi instan, minyak goreng, dan obat-obatan. Sebagian penerima bantuan masih tinggal di tenda-tenda pengungsian.
Puluhan paket sembako juga disalurkan di Kelurahan Satar Tacik. Isinya antara lain beras, telur, mi instan, susu dan minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga terdampak gempa.
Langkah tersebut bukan aksi pertama. Sehari setelah gempa, pada 16 Agustus 2026, Hima langsung turun melakukan pendataan kondisi warga dan rumah yang terdampak. Pendataan korban gempa itu dilakukan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat secara langsung di lapangan.
Dua hari kemudian, pada 18 Agustus, Hima bersama Dewan Pastoral Paroki Santu Mikael Kumba bergerak menyalurkan bantuan kepada 600 kepala keluarga di enam kelurahan dalam wilayah Paroki Kumba.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan pendampingan yang terus berjalan, dari pendataan hingga penyaluran bantuan, mengikuti kondisi warga setelah gempa.
“Bencana ini butuh penanganan serius,” kata Ketua Fraksi Partai Perindo DPRD Kabupaten Manggarai ini.
Tak hanya pemenuhan kebutuhan sehari-hari, legislator yang duduk di Komisi C DPRD Kabupaten Manggarai ini berharap bangunan, terutama rumah warga yang rusak, segera ditangani.
“Semoga bangunan yang rusak dapat segera direkonstruksi,” kata Hima.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait