MAUMERE, iNews.id – Seorang pekerja tewas dengan kondisi mengenaskan setelah terjatuh dan terjepit di mesin pencampur aspal (asphalt mixing plan/amp) di Desa Egon, Kecamatan Waigete, sekitar 18 kilometer dari Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (11/12/2018). Proses evakuasi korban pun berlangsung dramatis.
Kecelakaan kerja ini terjadi di lokasi PT Waigete Abadi, sekitar pukul 07.10 WITA tadi. Korban bernama Damianus Ola Lewar (18) yang biasa dipanggil Darmo, warga Dusun Tanabae, Desa Ojang, Kecamatan Talibura, yang diduga terjatuh di mesin AMP tewas seketika karena mesin yang terus berputar. Bagian tubuhnya juga banyak yang tidak utuh lagi.
Rekan kerja korban di PT Waigete Abadi, Rinto yang ditemui di lokasi kejadian memaparkan, sat kejadian, dia sedang berada di ruangan operator. Dia mengetahui kecelakaan kerja itu setelah diberitahu oleh salah seorang pekerja.
“Dengan cepat, pekerja lainnya langsung mematikan mesin penggilingan. Saya saat itu sedang membersihkan debu di sekitar conveyor,” katanya.
Pengawas Perusahan Dion Kondi membenarkan salah satu pekeja di PT Waigete Abadi tewas karena terjepit di mesin penggilingan aspal. Korban diketahui saat itu sedang mengisi oli ke dalam mesin penggilingan. Diduga korban terpeleset karena areal di sekitar itu cukup licin.
“Kemungkinan ketika terpeleset ke AMP, alat menggoreng aspal itu, dia terjatuh pada gear dryer sehingga ikut berputar dan langsung meninggal,” katanya.
Sementara Kapolsek Waigete Sipri Raja menjelaskan, setelah mendapat informasi tentang peristiwa itu Selasa pagi, dia langsung menghubungi Tim Inafis Polres Sikka untuk melakukan identifikasi. Tim Inafis yang tiba di lokasi kejadian harus berhati-hati mengeluarkan korban dari mesin aspal karena kondisinya sangat mengenaskan.
“Di TKP, kami menemukan korban terjepit di mesin produksi aspal. Kondisinya sudah hancur. Mengenai penyebab terjadinya kecelakaan tersebut, kami masih melakukan penyelidikan karena masih harus meminta keterangan dari sejumlah saksi,” ujarnya.
Setelah korban berhasil dikeluarkan dari mesin aspal tersebut, tim dokter dari Puskesmas Waigete langsung membawa korban ke RSUD TC Hillers. Sementara keluarga korban yang berada di lokasi menangis histeris saat aparat berhasil mengevakuasi korban dari mesin aspal.
Editor : Maria Christina
Artikel Terkait