FLORES, iNews.id - Ratusan kendaraan mengantre panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jalur Trans Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kondisi ini dipicu keterlambatan pasokan bahan bakar minyak (BBM).
Antrean sejak awal pekan itu bahkan mencapai lebih dari satu kilometer dan membuat pengendara harus menunggu berjam-jam untuk mengisi bahan bakar.
Keterlambatan pasokan terjadi setelah kapal pengangkut BBM dari kilang Balikpapan menuju depot utama di NTT terlambat tiba. Dampaknya, distribusi BBM ke sejumlah depot di Flores, termasuk Maumere, Reo, dan Ende, ikut terhambat.
Kondisi tersebut membuat stok BBM di sejumlah SPBU berkurang. Jika biasanya satu SPBU menerima 16 kiloliter Pertalite, kini pasokan yang diterima hanya sekitar 8 kiloliter.
Bahkan, pada Minggu sebelumnya, sejumlah SPBU tidak menerima pengiriman BBM sehingga antrean kendaraan semakin panjang pada Senin.
Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat, termasuk angkutan umum serta truk pengangkut logistik, harus mengantre untuk mendapatkan BBM. Sebagian pengendara bahkan memilih memarkir kendaraannya dan kembali ke SPBU keesokan hari karena kehabisan stok.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait