Tim Rescue Pos SAR Kolaka Melakukan pencarian di sekitar perairan Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (14/9/2026). (Foto: Dok. KPP Kendari).

BOMBANA, iNews.id - Kapal layar motor (KLM) Bai Mole tenggelam di perairan Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara dihantam gelombang pada Minggu (13/9/2026) malam. Tiga orang yang berada di dalam kapal hingga Senin (14/9/2026) belum ditemukan.

Saat ini mereka dalam pencarian tim SAR gabungan. KLM Bai Mole sebelumnya berangkat dari Bulukumba, Sulawesi Selatan, menuju Luwuk, Sulawesi Tengah. 

Kapal tersebut dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Bombana pada pukul 22.14 WITA setelah dihantam gelombang. Informasi mengenai kecelakaan itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari. 

Setelah menerima laporan, tim penyelamat dari Pos SAR Kolaka langsung dikerahkan untuk menuju lokasi kejadian dan melakukan pencarian.

Kepala KPP Kendari Amiruddin, AS mengatakan, tim diberangkatkan menggunakan RB 307 dari Pelabuhan Pomalaa menuju lokasi kejadian.

"Pada pukul 01.05 Wita Tim Rescue Pos SAR Kolaka dengan menggunakan RB 307 diberangkatkan menuju LKP untuk memberikan bantuan SAR, dengan jarak tempuh LKP dari pelabuhan Pomalaa tempat sandar kapal RB 307 sekitar 52 NM," ujar Amiruddin, Senin (14/9/2026).

Hingga kini, tim SAR gabungan masih menyisir perairan Bombana untuk mencari tiga orang yang berada di dalam KLM Bai Mole. Ketiganya yakni Rijan Lauke selaku nakhoda, serta Umur Laode dan Ridwan Lamanda sebagai kru kapal.

Proses pencarian dilakukan setelah kapal dilaporkan tenggelam akibat hantaman gelombang. Tim SAR masih berupaya menemukan ketiga korban dan memastikan kondisi mereka.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network