FLORES TIMUR, iNews.id - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali erupsi, Senin (29/6/2026). Kolom abu letusan teramati mencapai sekitar 400 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Fransiskus Xaverius Masan, erupsi terjadi pukul 14.54 WITA. Tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.984 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebaran abu condong ke utara dan timur laut. Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki juga terekam di seismograf. Amplitudo maksimum tercatat 22,2 mm dengan durasi 51 detik.
"Terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada hari Senin, 29 Juni 2026, pukul 14:54 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 400 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi dikutip Senin (29/6/2026).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi terkait aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki. Masyarakat sekitar serta pengunjung dan wisatawan diminta tidak beraktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
Warga juga diminta tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah. Masyarakat diimbau tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Selain ancaman abu vulkanis, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan.
PVMBG juga mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki agar menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.
Pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur. Koordinasi juga dilakukan dengan PVMBG Badan Geologi di Bandung.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait