FLORES TIMUR, iNews.id - Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi dengan menyemburkan kolom abu setinggi sekitar 600 meter di atas puncak, Senin (27/7/2026) pukul 12.06 WITA. Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api, M Nurjansyah Dwi Laksona, kolom letusan mencapai ketinggian sekitar 2.184 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Abu vulkanis bergerak ke arah utara dan barat laut dari kawah Gunung Lewotobi Laki-laki.
Aktivitas erupsi tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 44,4 milimeter. Letusan berlangsung selama sekitar 75 detik.
"Terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada hari Senin, 27 Juli 2026, pukul 12:06 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 600 meter di atas puncak," tulis PVMBG dikurip Senin (27/7/2027).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat, pengunjung, dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya. Perkembangan aktivitas gunung api sebaiknya dipantau melalui kanal resmi PVMBG, Badan Geologi, dan pemerintah daerah.
PVMBG turut mengingatkan potensi banjir lahar hujan apabila terjadi hujan berintensitas tinggi di sekitar puncak Gunung Lewotobi Laki-laki. Kewaspadaan terutama diperlukan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sungai berhulu di puncak gunung. Wilayah yang disebut perlu waspada meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, serta PVMBG di Bandung.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait