Gunung Ile Lewotolok erupsi dengan kolom abu setinggi 700 meter dan warga diminta mewaspadai potensi bahaya vulkanis, Senin (31/8/2026). (Foto: PVMBG)

LEMBATA, iNews.id - Gunung Ile Lewotolok kembali mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) siang. Letusan gunung api yang berada di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 700 meter di atas puncak.

Erupsi Gunung Ile Lewotolok terjadi pada pukul 11.28 WITA. Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api, kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat.

Petugas Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok, Nanda Pramtriwans Joshua Game, mengatakan aktivitas erupsi tersebut terekam melalui alat seismograf. Letusan memiliki amplitudo maksimum 40 milimeter dengan durasi selama 78 detik.

"Terjadi erupsi Gunung Ile Lewotolok pada hari Senin, 31 Agustus 2026, pukul 11:28 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 700 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi, Senin (31/8/2026). 

Kolom letusan teramati mencapai ketinggian sekitar 700 meter dari atas puncak gunung atau sekitar 2.123 meter di atas permukaan laut.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat maupun wisatawan yang berada di sekitar kawasan Gunung Ile Lewotolok.

Masyarakat sekitar Gunung Ile Lewotolok maupun pengunjung, pendaki, dan wisatawan diminta tidak memasuki kawasan dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung. Selain itu, aktivitas juga dilarang pada radius 3 kilometer di sektor selatan dan tenggara.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi bahaya guguran lava, longsoran lava, maupun awan panas yang dapat terjadi di sejumlah sektor, yakni selatan dan tenggara, barat, serta timur laut Gunung Ile Lewotolok.

Selain ancaman material vulkanis, warga juga diminta menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan untuk melindungi mata dan kulit. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network