BENGKULU, iNews.id – BMKG menyatakan gempa bumi terkini dengan Magnitudo (M=) 5,0 di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Jumat (5/2/2021), pukul 16.07 WIB tidak berpotensi tsunami. Getaran gempa dirasakan sejumlah masyarakat di empat daerah.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Kepahiang, BMKG Bengkulu, Litman mengatakan, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. “Gempa tidak berpotensi tsunami,” kata Litman, Jumat (5/2/2021).
Dia mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal.
Menurut Litman, gempa terjadi akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah lempeng Eurasia.
Gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=4,9. Episenter gempa terletak pada koordinat 4,49 Lintang Selatan dan 102,20 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 62 km arah Barat Daya, Kabupaten Seluma, pada kedalaman 48 km.
Guncangan gempa ini, kata Litman, dirasakan di daerah Kota Bengkulu dan Kabupaten Seluma II-III MMI, Kabupaten Kepahiang dan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, II MMI.
Hingga saat ini, kata Litman, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait