Tangkapan layar sekelompok pria diduga menyerang kios di Kendari menggunakan senjata tajam setelah terjadi perselisihan terkait utang rokok. (Foto: iNews TV/MUKHTARUDDIN)

KENDARI, iNews.id – Sekelompok pria diduga menyerang sebuah warung menggunakan senjata tajam di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (22/7/2026) dini hari. Aksi tersebut terekam video dan viral di media sosial.

Rekaman memperlihatkan sejumlah pria mendatangi kios sambil membawa senjata tajam. Suasana mencekam membuat warga yang berada di sekitar lokasi berlarian menyelamatkan diri.

Kaur Bin Opsnal Satreskrim Polresta Kendari Ipda Muhammad Nur membenarkan adanya peristiwa penyerangan tersebut. Laporan dari pemilik warung telah diterima dan kini masih dalam tahap penyelidikan.

Hasil pemeriksaan sementara, insiden diduga berawal saat seorang pelanggan berinisial IK datang ke kios dan hendak meminjam atau berutang rokok. Permintaan tersebut ditolak pemilik kios bernama Aris. Pelaku diduga sudah beberapa kali berutang dan belum melunasi tagihannya.

Penolakan itu kemudian memicu adu mulut antara keduanya. Dalam situasi yang memanas, pemilik kios sempat mengejar IK sambil membawa senjata tajam.

IK diduga tidak terima dengan kejadian tersebut. Dia kemudian memanggil enam rekannya untuk kembali mendatangi lokasi dan menyerang kios beserta pemiliknya.

"Kronologinya, awalnya cekcok antara pemilik warung dengan salah seorang pelaku. Selanjutnya pelaku memanggil teman-temannya dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam," ujar Ipda Muhammad Nur, Kamis (22/7/2026). 

Satreskrim Polresta Kendari masih mendalami seluruh rangkaian kejadian yang terekam dalam video. Polisi akan meminta keterangan dari pelapor, terlapor, serta para saksi yang berada di lokasi.

"Kami masih akan selidiki dengan memanggil para pihak yang ada dalam video maupun pelapor dan terlapor," katanya.

Polisi belum menyampaikan adanya penetapan tersangka dalam perkara tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan peran masing-masing pihak serta mengungkap pemicu penyerangan secara utuh.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network