Kepulan asap hitam dari Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam, Kamis (3/9/2026). (Foto: iNews Batam).

BATAM, iNews.id - Suasana di Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam mendadak dikejutkan kepulan asap dan dentuman keras dari bagian belakang gedung, Kamis (3/9/2026) pukul 11.30 WIB. Api ternyata muncul dari atap gedung yang dipasangi panel surya dan sempat membuat pegawai bergegas memastikan sumber kebakaran.

Peristiwa itu diketahui menjelang waktu salat Zuhur. Sejumlah pegawai yang hendak menuju masjid melihat asap mengepul dari bagian atas gedung belakang.

"Hari ini memang ada kejadian kebakaran di kantor Bea Cukai Batam. Saat ini masih dalam penanganan tim pemadam kebakaran bersama Aparat Penegak Hukum (APH) terkait," ujar Kepala Seksi Humas dan Layanan Informasi/Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) KPU Bea dan Cukai Batam, Mujiono dikutip dari iNews Batam.

Dia menyampaikan, titik asap berada di area atap yang terdapat instalasi panel surya. Dia menduga baterai panel surya mengalami masalah akibat suhu panas, tetapi penyebab tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan.

"Saat pegawai mau ke masjid menjelang salat Zuhur, terlihat ada asap kecil di atap gedung belakang. Di atap bangunan itu ada panel surya, diduga sementara baterainya terbakar atau meledak karena suhu yang panas," katanya.

Situasi semakin mengejutkan ketika terdengar suara keras dari arah gedung. Sumber suara tersebut belum diketahui secara pasti karena bisa berasal dari baterai panel surya maupun material bangunan yang jatuh.

"Ada suara kencang saat waktu salat Zuhur. Kemungkinan berasal dari baterai yang meledak atau material atap yang runtuh. Namun, ini semua masih dugaan sementara," ujarnya.

Empat unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi. Tim pemadam BP Batam dibantu TNI AD berhasil mengendalikan api dan melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.

Kebakaran tersebut hanya berdampak pada bagian gedung yang digunakan sebagai ruang administrasi Unit Pengawasan. Aktivitas pelayanan kepada masyarakat dipastikan tidak ikut lumpuh.

"Kebetulan ruang yang terdampak adalah ruang administrasi dari Unit Pengawasan. Jadi, pelayanan masyarakat tidak terganggu dan tetap berjalan," ucapnya.

Besaran kerugian belum dapat dihitung karena petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap bangunan dan fasilitas yang terdampak.

"Untuk kerugian materiil maupun kerusakan fasilitas seperti komputer, belum kami data karena petugas masih melakukan pendinginan dan pemeriksaan pascakebakaran," katanya.

Di tengah penanganan kebakaran, Bea Cukai Batam memastikan barang bukti hasil penindakan tidak ikut terdampak. Barang bukti tersebut memang tidak disimpan di gedung yang terbakar.

"Barang-barang bukti tidak ada di sini, mayoritas kami simpan di Tanjung Uncang," ujarnya.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih didalami. Dugaan awal mengarah pada gangguan baterai panel surya di atap gedung, sementara suara dentuman yang terdengar saat kejadian juga masih dalam pemeriksaan petugas.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network